Berawal dari Niat, InsyaAllah terwujud segalanya

Berawal dari Niat, InsyaAllah terwujud segalanya

Apa Saja Rangkaian Ibadah haji dan Beda Haji dengan Umroh

Kategori : Haji, Ditulis pada : 19 Oktober 2022, 09:35:29

Haji adalah ibadah suci yang wajibkan bagi setiap Muslim setidaknya sekali dalam seumur hidup kita.

Jadi, ini adalah salah satu dari rukun Islam kelima yang dilaksanakan satu tahun sekali. Setiap tahun, kini jutaan Muslim dari seluruh dunia menjalankan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi.

Bagi yang mampu, sebaiknya segera menyegerakannya.

"Barangsiapa hendak melaksanakan haji, hendaklah segera ia lakukan, karena terkadang seseorang itu sakit, binatang (kendaraannya) hilang, dan adanya suatu hajat yang menghalangi." ( HR. Ibnu Majah)

"Bersegeralah melaksanakan haji, karena sesungguhnya salah seorang di antara kamu tidak mengetahui apa yang akan merintanginya." ( HR. Ahmad)

Waktu pelaksanaan haji adalah di bulan suci Dzul Hijjah – bulan kedua belas dalam Kalender Islam. Ibadah Haji dimulai pada tanggal 8 Dzulhijjah dan berlangsung sekitar lima sampai enam hari tergantung pada penampakan bulan.

Bagi mereka yang tidak berhaji, maka ketika bulan sabit baru terlihat, umat Islam di seluruh dunia menyambut hari Idul Adha.

Umat ‚Äč‚ÄčIslam mendapatkan perintah oleh Allah (SWT) untuk menunaikan ibadah haji sebagaimana disampaikan dalam Al-Qur’an:

Sungguh, Allah akan membuktikan kepada Rasul-Nya tentang kebenaran mimpinya bahwa kamu pasti akan memasuki Masjidilharam, jika Allah menghendaki dalam keadaan aman, dengan menggundul rambut kepala dan memendekkannya, sedang kamu tidak merasa takut.

Al-Qur'an | 48:27

Namun, ibadah Haji memang hanya diwajibkan selama mereka mampu. Ada syarat-syarat yang membuat umat Islam memenuhi syarat untuk melakukan haji dan bebas dari kewajiban menunaikan ibadah haji.

Apa Itu Haji Dalam Islam?

Ibadah Haji terdiri dari serangkaian ibadah yang berurutan. Ibadah ini bisa memberikan tantangan spiritual, emosional, dan fisik bagi jamaah. Misalnya, seorang jamaah dapat berjalan antara 5km-15km per hari, karena haji memerlukan beberapa perjalanan antara beberapa lokasi di dalam dan di sekitar Mekah. Sebagian Ibadah berlangsung di Masjid al-Haram, tempat Ka'bah berada.

Haji adalah kewajiban bagi mereka yang mampu dan bagi banyak orang, ini adalah peristiwa sekali seumur hidup. Jadi, ini adalah kesempatan mencari keridhaan Allah (SWT) yang memang sebaiknya kita perlu fokus untuk menjalaninya sebaik mungkin.

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:

“Barangsiapa menunaikan ibadah haji untuk mendapatkan keridhaan Allah SWT; dan ia tidak mengucapkan perkataan maksiat dan tidak melakukan perbuatan keji, maka ia akan kembali dalam keadaan bersih dari dosa sebagaimana pada hari ketika ibunya melahirkannya.”

“Menjadi kewajiban bagi manusia terhadap Allah mengerjakan haji di Baitullah, yakni orang yang mampu mengunjunginya.“ (Q.S. Ali Imran : 97)

Juga dalam beberapa hadits Nabi Muhammad SAW:

"Barangsiapa hendak melaksanakan haji, hendaklah segera ia lakukan, karena terkadang seseorang itu sakit, binatang (kendaraannya) hilang, dan adanya suatu hajat yang menghalangi." ( HR. Ibnu Majah)

"Bersegeralah melaksanakan haji, karena sesungguhnya salah seorang di antara kamu tidak mengetahui apa yang akan merintanginya." ( HR. Ahmad)

Dalam pelaksanaannya, jemaah haji akan berkunjung ke beberapa tempat di Arab Saudi. Mereka akan melakukan rangkaian kegiatan pada satu waktu yang telah ditentukan, yaitu pada bulan Dzulhijjah.

Rangkaian ibadah haji sendiri berisi rukun dan wajib haji. Berikut ini uraian lengkap tentang rangkaian kegiatan yang harus dilakukan oleh jemaah haji.

 

  1. Ihram atau Niat

Ihram adalah rangkaian ibadah haji yang pertama dan dimulai pada 8 Dzulhijjah. Ihram dimulai dengan membaca niat dan mengenakan pakaian serba putih yang melambangkan kesucian dan kebersihan.

  1. Wukuf, Puncak Ibadah

Ibadah wukuf di Padang Arafah dimulai pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai matahari terbenam. Ini adalah ibadah wajib bagi jamaah. Tidak ada Haji tanpa wukuf. Karenanya, mereka yang sakit juga tetap mengikuti ibadah ini dengan diantar orang lain.

  1. Mabit di Muzdalifah

Jamaah akan meninggalkan Arafah dan menuju ke Muzdalifah pada saat matahari terbenam untuk bermalam.

  1. Jumrah Aqabah

Lempar Jumrah Aqabah terjadi pada 10 Dzulhijjah. Sebelum matahari terbit, Jamaah akan berangkat dari Muzdalifah menuju ke Mina untuk melempar jumrah aqabah sebanyak tujuh lemparan.

  1. Mabit di Mina

Rangkaian ibadah selanjutnya adalah mabit di Mina. Untuk waktu mabit ini adalah pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Untuk jamaah Indonesia, tempat mabitnya di di Haratul Lisan.

  1. Tawaf Ifadhah

Tawaf ini adalah berjalan mengelilingi Kabah 7 kali dan berlawanan arah jarum jam.

  1. Sa'i

Sa'i adalah berjalan dari Safa ke Marwah sebanyak tujuh kali. Namun, disunahkan untuk berlari kecil bagi Jamaah laki – laki di tempat tertentu.

  1. Tawaf Wada'

Ibadah tawaf wada' adalah tawaf perpisahan, sebagai bentuk penghormatan kepada Baitullah. Namun, Tawaf ini juga wajib dilaksanakan. Jika tidak, maka membayar denda Dam.

Jadi, ibadah Haji lebih banyak rangkaian ibadah daripada Umroh. Ibadah Umroh hanya melaksanakan Niat / Miqot, kemudian tawaf dan Sa’i saja. Jadi, ini adalah ibadah yang bisa kita lakukan dalam beberapa jam saja.

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id